× -bahasa-

×
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_dark.png
Kabar mengejutkan datang dari dunia robotika dan material pintar: tim ilmuwan dari University of California, Santa Barbara (UCSB) dan Dresden University of Technology berhasil mendesain materi robotik kolektif yang dapat berubah bentuk (shape-shifting) dan beradaptasi seperti jaringan hidup — menyerupai cara kerja sel embrionik dalam tubuh makhluk hidup.



Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science pada Februari 2025, para peneliti memperkenalkan koleksi robot berbentuk cakram kecil (disk) yang bekerja bersama sebagai satu kesatuan material cerdas. Robot-robot ini dapat saling menempel menggunakan magnet serta mengatur gaya internal antar unitnya melalui motor dan pengaturan sensor cahaya. Dengan demikian, sistem robot kolektif ini bisa berubah dari keadaan “mengalir” (liquid-like) menjadi “kokoh” (solid-like), tergantung bagaimana gaya dan sinyal antar unit dikendalikan.

SciTechDaily+2 TU Dresden+2



Konsep ini terinspirasi dari cara jaringan embrio membentuk bentuk tubuh selama perkembangan: sel-sel embrio memiliki kemampuan untuk berubah kenyal atau kaku, bergerak, menyusun diri, dan menyesuaikan kekakuan sesuai kebutuhan bentuk. Para ilmuwan menyebut jaringan embrio sebagai “material pintar sejati” karena kemampuan tersebut.

The Current+2 TU Dresden+2



Dalam sistem robotik itu, pengendalian bentuk dan kekakuan dilakukan melalui tiga mekanisme analog bio: (1) gaya aktif antar unit robot agar bisa saling bergerak, (2) sinyal koordinasi yang menyelaraskan perubahan antar unit, dan (3) kemampuan adhesi (menempel) antar robot lewat magnet yang bisa diaktifkan atau dimatikan.

The Debrief+3 TU Dresden+3 The Current+3



Hasil demonstrasi menyatakan bahwa sistem ini mampu menahan beban tertentu, merespons perubahan bentuk, bahkan “menyembuhkan diri” ketika sebagian unit mengalami kerusakan. Dalam beberapa uji, koleksi robot tersebut mampu menyusun diri menjadi alat sederhana seperti “kunci pas” (wrench) untuk memutar benda, serta merangkai diri agar melewati objek dan kemudian menjadi struktur yang kokoh kembali.

The Debrief+2 SciTechDaily+2



Meski demikian, para ilmuwan menekankan bahwa teknologi ini masih pada tahap konseptual dan eksperimental. Penerapan praktisnya — untuk konstruksi dinamis, robot medis, perangkat adaptif — masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam skala besar, efisiensi energi, dan stabilitas jangka panjang.



Dengan pencapaian ini, para peneliti membuka gerbang baru bagi materi robotik masa depan: bukan lagi struktur tetap, melainkan sistem adaptif yang bisa berubah bentuk, berekspresi, dan “hidup” seperti jaringan biologis.



Sumber:



TU Dresden: “Turning robotic ensembles into smart materials that mimic life” (Februari 2025)

TU Dresden



UCSB / berita universitas: “How to get a robot collective to act like a smart material” (Februari 2025)

The Current



ScitechDaily: “Scientists Just Created Shape-Shifting Robots That Flow Like Liquid and Harden Like Steel” (Februari 2025)

SciTechDaily



The Debrief: “Shapeshifting Robotics Breakthrough Reveals Adaptive Materials That Morph and Carry Weight”

The Debrief



#Robotika #MaterialPintar #TeknologiMasaDepan #Inovasi #ShapeShifting #Biomimetik #SainsTerobosan #BeritaViral
❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_dark.png night
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_dark.png ic_other.png
ic_comment.png Pesan
ic_argumen.png