× -language-

×
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_light.png

Lebih dari setengah abad berlalu sejak momen paling bersejarah dalam perjalanan manusia: pendaratan di Bulan tahun 1969. Namun hingga kini, masih banyak orang mempertanyakan — benarkah manusia benar-benar pernah ke Bulan, ataukah itu hanya sandiwara politik di tengah Perang Dingin?

Fakta ilmiah menjawab dengan tegas: pendaratan Apollo 11 adalah kenyataan, bukan konspirasi. Pada tanggal 20 Juli 1969, dua astronaut Amerika Serikat, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin, berhasil menapakkan kaki di permukaan Bulan, sementara Michael Collins mengorbit di atasnya di modul komando. Kalimat Armstrong menjadi simbol kemenangan ilmu pengetahuan:

“Satu langkah kecil bagi manusia, satu lompatan besar bagi umat manusia.”

Misi bersejarah itu dilakukan oleh NASA dalam proyek ambisius bernama Apollo Program, yang melibatkan lebih dari 400.000 ilmuwan, teknisi, dan insinyur. Proyek ini merupakan hasil kerja keras selama hampir satu dekade setelah Presiden John F. Kennedy menantang bangsanya untuk “mendaratkan manusia di Bulan sebelum dekade ini berakhir.”

Bukti bahwa manusia benar-benar mendarat di Bulan begitu kuat dan terdokumentasi secara ilmiah:

1. Sampel batuan Bulan yang dibawa pulang oleh misi Apollo mencapai 382 kilogram dari enam kali pendaratan. Ratusan laboratorium di dunia telah meneliti batuan itu dan hasilnya tidak identik dengan batu mana pun di Bumi. Bahkan, ketika Jepang dan Tiongkok kemudian mengambil sampel melalui misi modern mereka, komposisi batuan itu konsisten dengan sampel Apollo.

2. Reflektor laser di Bulan menjadi bukti nyata. Astronaut Apollo 11, 14, dan 15 menempatkan cermin reflektor di permukaan Bulan. Hingga hari ini, ilmuwan di Bumi masih menembakkan sinar laser untuk mengukur jarak ke Bulan melalui reflektor itu — dan hasil pantulannya masih diterima. Mustahil hal ini terjadi jika pendaratan itu palsu.

3. Foto dari satelit modern juga mengonfirmasi. Satelit Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA dan Chandrayaan-2 milik India telah memotret lokasi pendaratan Apollo 11 dan misi lainnya. Dalam citra resolusi tinggi, terlihat jejak roda rover dan bayangan modul pendarat yang masih berdiri di permukaan Bulan.

4. Teknologi komunikasi dan dokumentasi pada masa itu pun mendukung keaslian misi. Siaran langsung televisi tahun 1969 menampilkan gambar yang disiarkan ke seluruh dunia melalui jaringan satelit internasional — sesuatu yang tidak bisa dipalsukan secara teknologi pada masa itu.

Meski bukti begitu banyak, teori konspirasi tetap muncul, terutama sejak 1970-an. Beberapa pihak menuduh pendaratan itu “direkam di studio Hollywood” untuk memenangkan perang citra melawan Uni Soviet. Namun para ilmuwan telah membantah setiap klaim tersebut dengan penjelasan ilmiah:

bayangan yang tampak tidak sejajar disebabkan oleh permukaan Bulan yang tidak rata, bendera yang “berkibar” sebenarnya bergerak karena gaya inersia di ruang hampa, dan langit yang hitam adalah wajar karena tidak ada atmosfer di Bulan.

Kini, berbagai lembaga antariksa termasuk NASA, ESA (European Space Agency), JAXA (Jepang), dan CNSA (Tiongkok) telah memverifikasi bukti-bukti fisik misi Apollo. Dunia ilmiah sepakat bahwa pendaratan manusia di Bulan adalah peristiwa nyata dan monumental dalam sejarah umat manusia.

Lebih dari sekadar pencapaian teknologi, pendaratan di Bulan adalah simbol kekuatan pengetahuan dan semangat manusia untuk menembus batas. Fakta ini bukan legenda, bukan konspirasi — melainkan tonggak nyata bahwa manusia pernah meninggalkan Bumi dan menginjak dunia lain.

Sumber:
NASA –
European Space Agency –
National Geographic – “The Apollo Moon Landings Weren’t a Hoax”
Scientific American – “Debunking the Moon Landing Hoax”

#FaktaSains #SejarahDunia #NASA #Apollo11 #PendaratanDiBulan #NeilArmstrong #BuzzAldrin #EksplorasiAntariksa #BeritaViral #SainsDanTeknologi #PenemuanIlmiah #FaktaSejati #SejarahManusia

❮ previous
next ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png order
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_light.png light
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× order
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_light.png ic_other.png
ic_comment.png Message
ic_argumen.png