0%
×

-bahasa-

Selamat datang di JasAps, Temukan tukang dan jasa sesuai kebutuhan Anda #kerjadirumah #dirumahsaja #jasaforyou #jasaonline #TukangOnline
×

×

  • url:
×

×

    Tidak Ada/kosong
    kemungkinan belum ada post, post telah dihapus maupun kesalahan sistem
×

0 0 0 0 0 0

Cara Mudah Menyematkan Peta dalam Postingan Blog

Kamu blogger? Berbagi melalui blogpost sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi buat yang menggeluti profesi ini. Semakin banyak informasi yang kita bagikan ke pembaca, maka akan semakin baik karena logikanya, manfaat yang akan diambil oleh si pencari informasi akan semakin banyak.  



Demikian juga ketika kita berbagi informasi menambah alamat di Google Maps melalui sebuah blogpost. Misalkan saja saat menyajikan informasi mengenai  rumah makan, tempat wisata, atau fasilitas umum lainnya dalam sebuah postingan. 


Selain harga tiket masuk, suasana di lokasi, informasi paling umum yang dibutuhkan pembaca adalah posisi/lokasi tempat yang sedang diulas. Posisi sebuah tempat ini bisa juga ditampilkan dalam ancer-ancer berbentuk tuisan, tapi akan lebih lengkap pula, kalau informasi juga kita berikan dalam bentuk tampilan peta. 


Trus petanya ambil dari mana? Google maps. Sama seperti menyematkan video YouTube ke dalam postingan, kita juga bisa menyematkan peta  dari aplikasi Google Maps dalam postingan yang kita buat. Caranya tidak terlalu rumit, bahkan bisa dibilang mudah. Sayangnya, untuk melakukan ini kamu tidak bisa melakukannya melalui smartphone, melainkan harus dengan komputer/laptop.


Pastikan kamu sudah berada dalam dashboard bloggermu ya. Ubah postingan yang ingin kamu sisipi peta, dalam model html.


Menambahkan peta dalam blogpost


Setelah itu, di jendela yang lain kamu cari lokasi yang ingin kamu sematkan. Sebagai contoh, misalnya  saya akan menyematkan peta lokasi Gembira Loka zoo dalam postingan.


Step by step menambah peta


Klik tombol share, selanjutnya kamu akan melihat pilihan sematkan peta. Copy kode penyematan dan sesuaikan ukuran. Biasanya saya menggunakan peta berukuran sedang.


Cara menambahkan peta pada blog Setelah itu kamu tinggal mem-paste-kan kode yang sudah kamu copy tadi, ke dalam blogpost yang sudah kamu bentuk dalam tampilan html.


Menambahkan Google maps pada postingan blog Blogpostmu akan seperti ini


Ubah lagi ke dalam tampilan menulis. Viola, peta pun sudah tersemat dalam blogpost yang kamu tulis. Cek sekali lagi, dan kamu bisa mempublish tulisanmu secepatnya.


Gampang kan? Semoga bermanfaat yaa!


Menurut saya, pada intinya semua orang itu bisa kok menulis. Cuma bedanya, ada yang menganggap menulis itu sebagai kewajiban sehingga rasanya jadi berat dan cenderung jadi beban, adapula yang melakukan aktivitas menulis itu sebagai sarana untuk melepas beban. Kalau mindset yang dipakai yang kedua, kegiatan menulis menjadi sesuatu yang ringan, dan menyenangkan.


Nulis di buku diary misalnya. Saya jadi ingat salah satu program salah satu radio di Jogja jaman dulu, Greatest memories. Jadi semacam kita curhat via surat yang nulisnya gaya-gaya nulis di buku diary, trus dibacain dengan penghayatan penuh oleh penyiar, diakhiri dengan lagu sesuai pesanan. Program itu sempat jaya banget waktu itu


Jadi para blogger itu berawal dari memulihkan akun Gmail para penulis diary?? Ha..ha, bukan gitu juga. Tapi rata-rata kalau saya amati, teman-teman blogger itu tipikal manusia yang suka "membaca" baru kemudian memindahkannya dalam wujud tulisan.


Membaca apapun; karya yang berwujud tulisan maupun membaca situasi.


Bukannya menulis itu memindahkan apa yang kita ingat, kita lihat, kita dengar, dan kita rasakan ke dalam sebuah susunan kalimat? Kalaupun diawal susunan itu kadang kelihatan kaku, nggak nyaman untuk dibaca, tapi lama-lama, kalau diasah pasti bisa. 


Dan itu berlaku dalam hal atau bidang apapun. Kota Roma dibangun tidak cuma dalam satu hari kan? Orang yang belajar apapun, sejenius apapun ia, tetap butuh latihan dan jam terbang.  Begitu juga dalam hal menuliskan sesuatu; Kalau memang mau menulis, ya...mulai menulis saja, karena semuanya butuh proses. Termasuk saya juga, masih belajar dan harus tetap banyak belajar.


Pertanyaan berikutnya, soal materi. Uang. Selain teman saya berinisal P tadi, mungkin banyak juga yang kepo, nanya-nanya dalam hati "emang nulis di blog gitu ada yang mbayari ya...? Seperti nulis di koran, lantas dimuat, trus dapat imbalan?"


Begini. Kadang kita melakukan sesuatu itu nggak melulu soal uang. Sama seperti kita berbagi sesuatu dengan teman, sahabat, atau orang terdekat. Kita bisa membantu dengan apa yang kita bisa, kita tahu, itu sudah seneng. 

pesan
,