× -bahasa-

×
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_dark.png

Susu dikenal sebagai sumber protein dan kalsium yang penting bagi tubuh. Namun, di tengah maraknya produk yang beredar, masyarakat kini perlu lebih waspada. Banyak susu yang dijual dengan label “murni” ternyata sudah mengalami proses pencampuran atau penambahan bahan lain agar tampak lebih kental dan tahan lama.

Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan bahwa susu murni sejati berasal langsung dari sapi perah tanpa tambahan bahan apapun, baik air, gula, maupun pengawet. Sedangkan susu campuran biasanya sudah ditambahkan bahan penstabil, pengental, atau bahkan perisa buatan untuk memperbaiki rasa dan tekstur.

Berikut beberapa cara sederhana untuk membedakan keduanya menurut para pakar:

1. Perhatikan warna dan kekentalannya.
Susu murni memiliki warna putih gading atau agak kekuningan karena kandungan lemak alami. Teksturnya terasa lembut dan agak kental, berbeda dengan susu campuran yang cenderung lebih encer dan berwarna putih cerah karena sudah diencerkan dengan air.

2. Uji saat direbus.
Ketika susu murni dipanaskan, akan terbentuk lapisan krim tipis di permukaan setelah dingin. Lapisan ini menandakan lemak alami susu. Sementara itu, susu campuran biasanya tidak membentuk lapisan, bahkan kadang menggumpal tidak rata.

3. Coba larutkan dalam air.
Masukkan satu sendok susu ke dalam segelas air. Jika susu murni, cairannya akan turun perlahan ke dasar tanpa langsung bercampur. Sebaliknya, susu campuran langsung larut karena kadar padatan susunya rendah.

4. Perhatikan daya tahan.
Susu murni tidak bertahan lama di suhu ruang — hanya 6 hingga 8 jam — atau 1 sampai 2 hari jika disimpan dalam kulkas. Jika ada susu yang bisa bertahan lebih lama tanpa proses pendinginan, besar kemungkinan sudah ditambahkan pengawet atau bahan stabilizer.

Selain itu, ahli gizi juga mengimbau agar masyarakat membiasakan membaca label kemasan. Susu yang benar-benar murni hanya mencantumkan “100% susu sapi segar”. Bila terdapat tambahan bahan seperti perisa, pengental, atau stabilizer, maka produk tersebut sudah termasuk susu olahan campuran.

Langkah sederhana ini penting agar konsumen tidak salah pilih. Pasalnya, susu murni mengandung enzim alami, protein, dan lemak baik yang dapat mendukung pertumbuhan tulang serta menjaga daya tahan tubuh, sementara susu campuran bisa memiliki nilai gizi yang lebih rendah.

Mengenali ciri susu murni bukan hanya soal rasa, tapi juga soal kualitas dan kesehatan. Mulai sekarang, pastikan Anda tidak mudah tertipu oleh label kemasan yang menyesatkan.

Sumber:
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Kementerian Kesehatan RI

#EdukasiKesehatan #FaktaPangan #SusuMurni #TipsSehat #KesehatanKeluarga #CerdasMemilih #BeritaViral #KesehatanTubuh #GayaHidupSehat #FacebookNews

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_dark.png night
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_dark.png ic_other.png
ic_comment.png Pesan
ic_argumen.png