× -language-

×
×
  • url:
×
×
×
2 0 0 0 0 0
2
   ic_mode_dark.png

Sebuah inovasi luar biasa datang dari negara Filipina. Seorang ilmuwan muda bernama Carvey Ehren Maigue, mahasiswa dari Mapúa University, berhasil menciptakan teknologi panel surya revolusioner bernama AuREUS (Aurora Renewable Energy and UV Sequestration). Penemuan ini digadang-gadang akan mengubah masa depan energi terbarukan dunia.

Berbeda dari panel surya konvensional yang hanya bekerja optimal di bawah sinar matahari langsung, panel AuREUS mampu menghasilkan listrik bahkan ketika langit mendung atau dalam ruangan. Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan sinar ultraviolet (UV) yang tetap ada meskipun matahari tertutup awan.

Yang lebih mengejutkan, bahan utama panel AuREUS berasal dari limbah organik dan sampah makanan seperti kulit sayur, buah, serta tanaman busuk. Limbah tersebut mengandung senyawa alami yang dapat menyerap sinar UV dari atmosfer. Energi sinar UV kemudian dipantulkan dan diarahkan menuju tepi panel, di mana sel surya mengubahnya menjadi energi listrik bersih dan ramah lingkungan.

Dilansir dari BBC News, Forbes, dan Mapúa University Research News, penemuan ini pertama kali menarik perhatian dunia pada tahun 2020 ketika Carvey Maigue meraih James Dyson Sustainability Award, penghargaan internasional bergengsi di bidang inovasi teknologi ramah lingkungan.

Carvey menjelaskan bahwa inspirasi penemuan ini datang dari fenomena aurora, di mana partikel di atmosfer menyerap cahaya ultraviolet dan memancarkannya kembali dalam bentuk warna cahaya yang indah. Ia meniru proses alami tersebut untuk menciptakan sistem yang bisa menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi energi terbarukan.

Teknologi AuREUS memiliki potensi besar untuk diaplikasikan secara luas, terutama pada gedung pencakar langit dengan dinding kaca, jendela rumah, hingga kendaraan listrik. Dengan kemampuannya bekerja tanpa sinar matahari langsung, panel ini dapat memaksimalkan potensi energi di wilayah tropis yang sering tertutup awan atau mengalami cuaca ekstrem.

Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap dua masalah besar dunia sekaligus: krisis energi dan limbah makanan. Dengan mengubah sampah organik menjadi sumber energi bersih, Carvey Maigue telah menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa dimulai dari hal sederhana — bahkan dari sisa makanan yang sering kita buang begitu saja.

Para ahli memuji inovasi ini sebagai langkah maju menuju masa depan energi hijau yang lebih inklusif dan terjangkau. Jika dikembangkan lebih lanjut, teknologi AuREUS dapat menjadi terobosan penting dalam transisi dunia menuju energi bersih dan pengurangan emisi karbon global.

Sumber:
BBC News – “Filipino student turns food waste into renewable energy source”
Forbes – “Aureus Technology Turns Waste Into Solar Energy”
Mapúa University Research News – “Carvey Ehren Maigue wins James Dyson Sustainability Award 2020 for AuREUS solar panels”

#AuREUS #EnergiTerbarukan #InovasiHijau #TeknologiMasaDepan #Filipina #CarveyMaigue #EnergiBersih #PanelSurya #BBCNews #Forbes #JamesDysonAward #LimbahMenjadiEnergi

❮ previous
next ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png order
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_dark.png night
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× order
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_dark.png ic_other.png
ic_comment.png Message
ic_argumen.png