× -bahasa-

×
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_dark.png

Reputasi sistem pertahanan udara buatan Rusia mengalami pukulan telak di medan tempur Venezuela. Laporan terbaru mengungkap fakta mengejutkan: dari sekitar 150 pesawat tempur Amerika Serikat yang beroperasi di langit Venezuela, tidak ada satu pun yang berhasil ditembak jatuh. Padahal, militer Venezuela diketahui mengoperasikan sistem hanud berlapis yang gahar di atas kertas, termasuk S-300VM "Antey-2500" dan Buk-M2E.

Analisis militer menunjuk dominasi Perang Elektronika (Electronic Warfare) sebagai biang kerok kegagalan ini. Pesawat-pesawat jammer AS diduga sukses melakukan "pembuta-an" total terhadap radar pengawas dan pengendali tembakan, membuat sistem rudal canggih tersebut kehilangan kemampuan mengunci target (lock-on). Tanpa "mata" elektronik yang berfungsi, rudal-rudal mematikan itu hanyalah besi tua yang tak berguna.

Selain faktor teknologi, isu integrasi juga menjadi sorotan. Sistem pertahanan Venezuela beroperasi secara terpisah-pisah (standalone), bukan dalam satu jaringan komando terpadu (Network Centric Warfare). Hal ini memudahkan pilot-pilot AS untuk memburu dan menghancurkan baterai rudal satu per satu menggunakan taktik SEAD (Suppression of Enemy Air Defenses), membuktikan bahwa perangkat keras canggih tanpa dukungan doktrin modern akan sia-sia menghadapi kekuatan udara Barat.

Sumber: Sindonews

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png rexpos
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsa
  • view_list1.png list
  • ic_mode_dark.png night
× rexpos
    ic_posgar2.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_masonry.png ic_mode_dark.png ic_other.png
ic_comment.png Pesan
ic_argumen.png